Friday, 13 November 2015

SEBAB-SEBAB TERJADINYA CIDERA SAAT MENGGERINDA DAN CARA MENGATASINYA

Tags

Gerinda merupakan alat vital bagi kita para pekerja fabrikasi konstruksi,pipa dan mekanikal.Selain itu gerinda juga dipakai di berbagai bengkel las,bengkel tralis dan sekarang di proyek bangunanpun juga memakai gerinda untuk memotong batu alam,keramik dan sebagainya.
Cara menggunakan gerinda cukup simple tinggal tekan ON dan OFF saja,semua orang dijamin pasti cepat bisa menggunakannya.Tapi yang tidak disadari adalah bahaya yang timbul karena penggunaan yang salah atau kurang hati-hati.Cidera yang paling umum yang diderita ketika menggunakan gerinda adalah adanya percikan partikel atau biasa disebut 'gram' yang mengenai mata.Juga penyebab lain yang mengakibatkan tangan lecet,tergores dan tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan FATAL baik cacat tetap atau bahkan menyebabkan kematian.

cara-menggerinda-yang-benar


Baca juga : PEDULI 7 MACAM APD SEBELUM MENGGUNAKAN GERINDA

Tidak ada seorangpun yang mampu bereaksi dengan baik ketika partikel logam atau bahkan lempengan cakram (batu gerinda)terbang liar dengan kecepatan 100 km / jam dengan jarak kurang dari 50 cm. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui hal-hal yang bisa menyebabkan cidera saat menggunakan gerinda juga langkah antisipasi untuk meminimalisir atau menghindari terjadinya kecelakaan.Berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui.





SEBAB-SEBAB TERJADINYA KECELAKAAN SAAT MENGGUNAKAN GERINDA


1. Tidak menggunakan alat pelindung diri/APD.
2. Tidak tepat cara menggunakan / memegang gerinda.
3. Belum terbiasa menggunakan gerinda.
4. Salah menggunakan tipe atau ukuran cakram / batu gerinda.
5. Tidak seimbangnya dudukan cakram dikarenakan pemasangan yang salah atau kurang pas pada dudukan.
6. Tidak sesuainya tipe gerinda untuk memotong material tertentu.
7. Memotong yang terlalu keras atau menekan berlebihan.
8. Menggerinda terlalu tinggi di atas kepala.
9. Getaran dan kecepatan gerinda berlebihan.
10. Gerinda dalam kondisi lembab atau basah.
11. Batu gerinda / cakram juga dalam kondisi lembab atau basah.
12. Tidak dilakukan pemeriksaan sebelum menggerinda baik pada mesin maupun batu gerindanya.

Disamping hal-hal tersebut di atas saya kira masih banyak sebab-sebab lain yang terlewatkan.

LANGKAH-LANGKAH MENGANTISIPASI TERJADINYA KECELAKAAN SAAT MENGGUNAKAN GERINDA.


1. Gunakan APD seperti kacamata, face shield, sarung tangan dan lain-lain.
2. Jangan melepas safety cover / bagian pelindung cakram.

3. Selalu periksa kondisi cakram dari keretakan. Ketuk cakram dengan tangkai obeng, jika terdengar suara cempreng berarti ada tanda-tanda retak,jangan dipakai.
4. Periksa kecepatan / rpm pada batu gerinda dengan rpm pada mesin gerinda.Rpm batu gerinda harus sama atau lebih besar dari rpm mesin gerinda.
5. Pastikan benda kerja, dan peralatan yang lain sudah pada posisi yang benar.
6. Gunakan cakram sesuai dengan jenis dan benda kerjanya.
7. Pastikan colokan listrik sudah dicabut saat memasang cakram.
8. Pemasangan cakram harus tepat pada dudukan dan dikunci rapat.
9. Penggunaan cakram maksimal 1/3 dari diameter cakram yang baru.
10. Jangan gunakan pakaian kerja yang panjang dan terjurai, kalung, dan perhiasan lainnya yang memungkinkan jatuh atau tersangkut selama kerja gerinda.
11. Jangan tinggalkan mesin gerinda dalam keadaan hidup, pastikan mesin mati pada saat meninggalkan.
12. Seluruh Gerinda harus dalam kondisi layak pakai dan sudah diinspeksi.
Seharusnya masih banyak langkah-langkah antisipasi yang belum tersampaikan namun paling tidak langkah-langkah tersebut sudah cukup untuk meminimalisir bahkan menghindari terjadinya cidera.
Tetap semangat dan safety first.
READ MORE : Peduli 7 Macam APD  Sebelum Menggerinda