Friday, 2 October 2015

Las Argon - Pengertian Dan Proses Pengelasan GTAW


Pengertian Las Argon

Proses-Pengelasan-Argon-GTAW

Las Argon? Nama yang sudah familiar tentunya buat sobat fitters dan welders piping.Apa yang dimaksud las Argon dan bagaimana cara penggunaannya? Sobat fitters  juga sudah paham apalagi sobat welders,jangan ditanya lagi.Tapi,yang mungkin terlewatkan adalah pengertian dan proses terjadinya pengelasan argon sebenarnya.
Baiklah sobat,berikut penjelasan singkat mengenai topik kita di atas.Saya bukanlah pakar welding, jadi penjelasan inipun dari beberapa situs web di internet yang sudah pernah saya baca.
Penyebutan 'las argon' sebenarnya berasal dari nama gas mulia yang dipakai bahan untuk pengelasan,seperti kita menyebut 'las stik' untuk las SMAW.
Istilah sebenarnya dari las argon adalah las GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) yang berasal dari Amerika atau TIG (Tungsten Inert Gas) yang berasal dari Eropa.
Las GTAW dan las TIG mempunyai pengertian yang sama yaitu jenis las listrik yang menggunakan elektrode tidak terkonsumsi,maksudnya elektrode ini hanya digunakan untuk menghasilkan busur listrik,sedangkan bahan penambah berupa filler atau rod.Untuk mencegah oksidasi digunakan gas mulia (seperti Argon,Helium,Ferron) dan karbon dioksida sebagai gas lindung.Jenis las ini dapat digunakan dengan atau tanpa bahan penambah filler metal (rod).Las argon(GTAW) menjadi sangat diperlukan di banyak industri / proyek konstruksi terutama dalam pekerjaan piping dikarenakan biaya rendah dan hasil las berkualitas tinggi.

* Elektrode pada pengelasan GTAW berbeda dengan elektrode untuk las SMAW meskipun sama-sama menghasilkan busur listrik.Yang dimaksud elektrode pada las SMAW adalah 'kawat las' sedangkan elektrode pada las GTAW adalah yang biasa kita sebut 'jarum'.
Kawat las pada pengelasan GTAW nama sebenarnya adalah 'rod' atau filler metal.

Proses Pengelasan Argon

Proses-Pengelasan-Argon-GTAW

Sketsa diatas menunjukkan secara lengkap pelaksanaan
pengelasan Argon / GTAW. Prosesnya menggunakan gas lindung untuk mencegah terjadinya oksidasi pada bahan las yang panas. Untuk menghasilkan busur nyala yang tidak terkonsumsi terbuat dari logam tungsten atau paduannya yang bertitik lebur sangat tinggi.
Busur nyala dihasilkan dari arus listrik melalui konduktor dan mengionisasi gas pelindung. Busur  terjadi antara ujung 'elektroda tungsten' dengan bahan induk.
Panas yang dihasilkan busur langsung mencairkan logam induk dan juga logam las yang berupa rod (kawat las).Pencairan kawat las dilaksanakan di ujung kawah las sambil proses pangelasan berjalan.Penggunaan kawat las tidak selalu dilaksanakan,jika hanya dipandang perlu sebagai logam penambah.

* Titik cair elektrode tungsten sangat tinggi yaitu sekitar 3410°c,sehingga tidak ikut mencair pada saat terjadi busur lustrik.

Demikian Pengertian dan Proses Pengelasan Argon / GTAW,mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan kita sobat fitter.
Simak posting berikutnya tentang Komponen-komponen Las Argon Dan Peralatan Kerja Welder.

Sumber:
http://hima-tl.ppns.ac.id/
http://www.pengelasan.com

> Lanjutkan  Teknik  Pengelasan
> Pilih Daftar Isi Blog
<