Fitter-Welder-Maintenance-Project

Don't miss

Translate

Kamis, 26 Maret 2015

Cara Menyambung Ducting


Teknik penyambungan ducting atau istilah populer menjoin ducting yang dilakukan seorang fitter dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus agar memperoleh hasil yang maksimal.Penyetelan yang apa adanya-karena kurang mengerti cara menjoin-hanya akan mengolor waktu dan juga hasil pekerjaan yang kurang memuaskan.
Pada dasarnya penyambungan ducting sebenarnya sama dengan menyambung pipa, tapi karena pembuatan ducting melalui proses pengerolan,sehingga permukaan lingkaran ducting tidak mungkin bisa membentuk jari-jari dengan sempurna.Jika kedua permukaan ducting dipertemukan pasti ada beberapa bagian yang hi-low (tinggi-rendah).Oleh karena itulah dibutuhkan pengetahuan tentang cara penyambungan atau 'cara menjoin' - istilah umum di dunia proyek.

Metode penyambungan ducting 

Sebelum melakukan penyambungan / menjoin ducting sebaiknya Anda perlu tahu dulu mengenai peralatan-peralatan kerja yang dibutuhkan,Anda bisa baca di Peralatan Kerja Fitter

Metode penyambungan ducting bisa dilakukan dengan dua cara,yaitu:
1.Penyambungan Horisontal
2.Penyambungan Vertikal


Sambungan ducting horisontal


Penyambungan Horisontal / Mendatar

Penyambungan ducting dilakukan dengan cara meletakkan kedua bagian ducting secara mendatar di atas lantai atau matras.
Langkah-langkah:
1. Marking permukaan ke dua lingkaran ducting menjadi 4 bagian,pada posisi 0,90,180 dan 270 derajat.Jika diameter ducting terlalu besar ,misalnya 2000mm lebih maka marking (penandaan) bisa dilakukan 8 section atau lebih.
2. Pertemukan/join kedua permukaan ducting dengan cara zigzag (berlawanan) yaitu 0 pada ducting 1 dan 180 pada ducting yang ke dua.Lihat gambar di atas.
3. Atur sedemikian rupa sehingga posisi 0 dan 180 pada masing-masing ducting benar-benar menempel lurus.
4.Lakukan pengelasan (hanya tagweld) pada kedua bagian tersebut.Jangan lupa penempatan kedua bagian yang sudah dimarking tadi harus benar-benar lurus,tidak boleh meleset.
5.Lanjutkan join pada posisi 90 bertemu dengan 270,jika permukaannya hi-low maka gunakan jackbolt atau paju untuk meratakannya.Kemudian tagweld pada bagian tersebut.
6.Setelah keempat section sudah terkunci dengan benar,Anda bisa melanjutkan penyetelan ke semua sisi.Akan lebih baik jika penyetelan tetap dengan sistim zigzag,misalnya dimulai dari 0 sampai ke 90 kemudian pindah ke 180 sampai ke 270 derajat dan selanjutnya.


Penyambungan Verical / Tegak

Penyambungan ducting dilakukan dengan cara meletakkan ducting dalam posisi berdiri kemudian ditumpuk dengan ducting berikutnya.
Langkah-langkah:
1.Marking kedua permukaan ducting menjadi 4 bagian,seperti langkah tersebut di atas.
2.Letakkan salah satu ducting dengan posisi vertikal (berdiri).
3.Siapkan beberapa plat rip atau stopper plate dan tagweld pada 4 bagian, lebih banyak lebih baik.
4.Angkat ducting - dengan hoist crane tentunya - dan tumpukkan pada posisi 0 dengan 180.
5.Selanjutnya ikuti langkah no 3 sampai no 6 seperti penjelasan pada metode penyambungan ducting mendatar di atas.
6.Selesai.

Kenapa Penyambungan Ducting Harus Dikunci 4 section?
.Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hi-low menumpuk pada satu titik.Disamping itu jika penyambungan dilakukan searah melingkar,banyak hal akan terjadi,misalnya: overlapping plate,hi-low yang lebar pada akhir penyetelan dan lain-lain.

Permasalahan-permasalahan seperti ini sangat sering kita jumpai di lapangan dan dianggap sepele oleh sebagian pekerja.Padahal resikonya sangat fatal,mau tidak mau kita harus membongkar dan menjoin ulang jika ingin hasil yang bagus.
Dan satu hal lagi bahwa penyambungan ducting dan semua penyambungan plat sangat tidak dianjurkan melakukan penyesetan pada bagian yang overlapping.Kenapa? Karena ducting atau plat yang disambung tersebut sudah dalam ukuran yang pas.Jika terjadi overlapping berarti ada kesalahan cara menyambung.Dan jika dilakukan penyesetan berarti ukurannya akan berubah dan hasil akhir penyambungan juga mengalami perubahan alias bengkok dan bergelombang.
Jadi menurut hemat saya ini adalah cara penyambungan terbaik yang sering saya alami dan saya praktekkan.


Demikian penjelasan mengenai Cara Menyambung Ducting.semoga berguna.
Lanjutkan membaca...
Kembali...

Cara Mengeroll Plat Steinless Untuk Ducting


Proses pengerolan plat steinless  dalam proses fabrikasi ducting yang dilakukan seorang fitter harus dikerjakan dengan hati-hati dan tahu prosedur pengerollan dengan benar,terutama pengerollan plat jenis steinless yang akan kita bahas ini.Plat jenis steinless mempunyai kelenturan dan elastisitas yang tinggi pada saat diroll,apalagi jika plat mempunyai ketebalan kurang dari 6 mm dan panjang lebih dari 3 mtr,sehingga perlakuan pengerollan tidak sama dengan plat carbon steel biasa (maaf gambar yang saya tampilkan bukan dari bahan steinless).



Bagaimana Cara Mengerol Plat Steinless?

Pengerolan dilakukan dengan metode persection rolling yaitu dengan cara diroll  ujung plat depan terlebih dahulu lalu ke ujung plat bagian belakang kemudian dilanjutkan pengerollan secara menyeluruh sehingga membentuk lingkaran sesuai target.

Berikut saya akan menjelaskan secara simple cara mengeroll plat steinless untuk ducting dengan ukuran OD 1200mm x p6000mm x t6mm,untuk kelanjutan postingan saya terdahulu mengenai fabrikasi ducting steinless SS 316 L.

Berikut langkah-langkahnya:
- Sebelum mengeroll plate pastikan bahwa kedua sisi plate yang akan diroll sudah ditambah free bending.Panjangnya sesuaikan, dan  lebar kurang lebih 100mm sampai 150mm.Untuk menghemat material steinless ,gunakan plat besi biasa untuk free banding.

Lihat gbr:


- Siapkan juga mal dari triplek,seng atau apapun dengan jari-jari ( r ) 594mm.Ukuran ini diambil dari inside (ID) ducting yaitu R = OD – 12 dibagi 2 = 594mm

Langkah-langkah Pengerollan Plate Steinless

- Hidupkan mesin roll.
- Check terlebih dahulu kondisi mesin,maju mundur poros roll tekan dan naik turunnya hidrolik.
- Masukkan salah-satu ujung plate dan pastikan benar-benar lurus sejajar dengan poros roll
- Tekan poros roll ke bawah
- Putar roll maju sekitar 75 dari ujung plat,kemudian mundurkan lagi
- Lakukan ini berulang sedikit demi sedikit sampai ujung plate membentuk lengkung dengan jari-jari inside 594mm sesuai dengan mal yang sudah kita buat.
- Jika sudah tercapai target , maka naikkan poros roll sampai netral,tidak dalam posisi menjepit
- Putar mesin roll maju sampai ke ujung plat berikutnya.
- Lakukan proses seperti tadi sampai mencapai target r inside 594mm.
- Jika kedua ujung plat sudah terbentuk lengkung dengan jari-jari 594mm maka naikkan poros roll sekitar setengahnya dan langsung putar penuh mesin roll dari ujung ke ujung sampai plat membentuk lingkaran penuh.
- Gunakan mal untuk mengetahui bagian-bgaian yang belum terbentuk lengkung r 595mm dan fokuskan penekanan untuk bagian tersebut.
- Putar penuh sekali lagi sehingga plat benar-benar lengkung sempurna.
Lihat gambar:



Proses Penyambungan Setelah Diroll

Penyambungan bisa dilakukan di atas mesin roll,sebelum rolling plat dikeluarkan.
Caranya: 
Ukur keliling rolling plat sepanjang 3758,6mm,marking dan lakukan pemotongan selisih plat tersebut dengan mesin plasma.Sambung kembali rolling plat tersebut dengan peralatan yang ada,gunakan kawat las steinless untuk tagweld.Lakukan pengerollan sekali lagi untuk mencapai hasil yang maksimal.


Penyambungan bisa juga dilakukan setelah rolling plat dikeluakan dari mesin roll.
Mana yang lebih baik,tergantung keahlian masing-masing.

Demikian sedikit penjelasan mengenai cara mengeroll plat ducting steinless,mungkin teman-teman punya cara lain yang lebih simple dan akurat mengenai metode pengerollan plat,silahkan coment di kolom komentar.
Semoga berguna.
Lanjutkan membaca..
Kembali...
>

Cara Marking Plat Untuk Pembuatan Ducting


Marking dalam proses fabrikasi adalah istilah yang dipakai untuk membuat sketsa (pola gambar) tiap section dari suatu product yang akan dibuat oleh seorang fitter dalam lembaran plat atau material lainnya.Bisa berbentuk titik – titk atau garis-garis disesuaikan dengan bentuk produk yang akan dibuat berdasarkan drawing.
Sebelum melakukan hal ini seorang fitter seharusnya sudah memahami betul apa yang diinginkan oleh drawing,misalnya bentuknya seperti apa,bagian mana yang akan dimarking,ukurannya berapa dan sebagainya.Atau istilah kasarnya harus “bisa membaca gambar”.

Selanjutnya,saya akan menjelaskan cara marking plate untuk  fabrikasi ducting steinless dengan ukuran diameter 1200mm x panjang 6000mm x tebal plat 6mm?

Lihat gambar berikut:


Langkah-langkah Marking Plat Untuk Fabrikasi Ducting

Berikut saya akan menjelaskan secara simple proses markingnya:
1.Buat coretan untuk menghitung berapa panjang x lebar plat yang kita butuhkan ( baca keterangan di bawah )
2.Siapkan lembaran plate sesuai kebutuhan.Gunakan ukuran standart,yaitu 6100mm x 1525mm x 6mm.
3.Siapkan juga peralatan untuk marking,antara lain: meteran,spidol,penggaris panjang,centerpen dll.
4.Tarik meteran dari tepi plat sekitar 5 mm dan buat garis mendatar sejajar dengan tepi plat
5.Tarik meteran sepanjang 3749,5mm dari 5 mm tadi dan buatlah garis.
6.Check diagonal sketsa yang sudah kita buat.Lakukan ini dengan benar,usahakan selisih diagonal hanya 0-1 mm,karena jika tidak maka hasil ducting kurang bagus.
7. Agar marking tidak mudah terhapus maka gunakan centerpen/penitik untuk menandai tiap sudutnya.
8.Lakukan langkah no 1 sampai no 7 untuk lembar plat berikutnya.

Lihat gambar:


Cara menghitung panjang plat per-section untuk ducting OD 1200mm

Untuk mengukur dan memotong plat yang akan diroll menjadi lingkaran dengan outside diameter benar-benar 1200mm setelah diroll,maka penghitungannya seperti ini:

Panjang = 3,14 x ( OD dikurangi tebal plat ) 
                = 3,14 x (1200-6)
                = 3749,5mm

Jadi, panjang plat yang dibutuhkan untuk 1 section ducting OD 1200mm adalah  3749,5mm.


Berapa lembar plat yang dibutuhkan untuk fabrikasi ducting  OD 1200mm?

Mengacu pada ukuran plat standart dengan lebar 1525mm maka untuk membuat ducting dengan panjang 6000mm,dibutuhkan sebanyak 4 lembar plat markingan dengan ukuran masing-masing: 
- ukuran 3749,5 x 1525 x 6mm sebanyak  3 lembar, dan
- ukuran 3749,5 x 1425 x 6mm sebanyak 1 lembar.

Langkah selanjutnya setelah marking 

1. Pemotongan / cutting
Pemotongan plat steinless tidak bisa dilakukan dengan cutting torch biasa - kombinasi gas acetyline dan oksigen - tapi harus menggunakan mesin potong plasma,yaitu kombinasi mesin plasma dengan oksigen.
2. Pengerollan plat
Jangan lupa sebelum plat diroll,sambung kedua tepinya dengan plat carbon steel biasa selebar 100 - 150mm untuk free banding agar hasil pengerollan maksimal dan tidak membentuk sudut di pertemuan kedua ujung plat.

Catatan penting:

Mungkin Anda bertanya kenapa harus ada free banding
Jawabannya adalah karena pada saat proses pengerollan, kedua tepi plat tidak mungkin tersentuh oleh roll penjepit,sehingga jika tidak dilakukan penambahan free banding maka hasil pengerollan akan membentuk sudut atau tidak bisa benar-benar lengkung pada ujung plat.Kecuali jika operator pengerollan sanggup melakukannya.

Demikian sedikit penjelasan cara marking plat untuk ducting SS 316 L diameter OD 1200mm X p 6100mm X t 6mm.Semoga berguna.

Lanjutkan membaca.
Kembali..
>

2 Macam Metode Pengerollan Plat


Pengerollan plat yaitu kegiatan membengkokkan plat dari bentuk datar menjadi lengkung dengan cara dijepit dan ditekan pada 3 batang poros roll besi sehingga membentuk lingkaran dengan jari-jari sesuai yang diinginkan.

Pengerolan Ducting Steinless

Metode pengerollan plat bisa dilakukan dengan 2 cara

Metode yang saya tuliskan ini bukan berasal dari buku atau ilmu apapun,karena ini berdasarkan pengalaman saya saja,yaitu:

1.Persection Rolling
2.Full Rolling


1.Pengerollan Persection

Pengerollan dilakukan pada tiga bagian utama yaitu ujung depan diroll terlebih dahulu sehingga membentuk kelengkungan dengan jari-jari sesuai target kemudian dilanjutkan ke ujung berikutnya juga dibentuk sesuai target,setelah itu baru dilakukan pengerollan bagian tengah dan sekitarnya yang belum tersentuh rol.Kemudian diselesaikan dengan memutar penuh seluruh bagian permukaan plat sehingga membentuk lingkaran yang sempurna.
Lihat gambar:

Metode pengerollan plat

Pengerollan metode ini dilakukan pada :
- Ketebalan (thiknes) plat kurang dari 6mm dengan panjang plat lebih dari 3 meter.
- misalnya: ducting steinless,tanki dll.


2.Full Rolling / Pengerollan Langsung




Pengerolan dilakukan mulai dari ujung plat bagian depan kemudian diputar perlahan melewati bagian tengah sampai ke ujung plat belakang.Tekanan poros roll dilakukan pada setiap kali putaran.Hal ini dilakukan berulang-ulang sehingga membentuk lingkaran yang sempurna sesuai target yang diinginkan.
Lihat gambar:


Pengerolan metode ini dilakukan pada:
- Ketebalan plat lebih dari 6mm dengan panjang kurang dari 3 meter.
- Plat yang sifatnya kaku atau tidak lentur saat di roll sehingga meskipun panjangnya lebih dari 3 meter plat tersebut tetap kencang dan tidak turun ke bawah.
- Pengerolan bentuk kerucut,misalnya: cone,chute dll.

Dari kedua metode tersebut yang paling umum dipakai adalah metode full rolling yaitu langsung mengerol dari ujung sampai ujung plat berikutnya.Hanya sebagian  yang melakukan pengerollan dengan cara persection rolling.

Metode pengerolan yang saya jelaskan di atas adalah berdasarkan pengalaman yang sudah saya alami dan sudah saya praktekkan berkali-kali.Menurut Anda bagaimana?

Demikian sedikit penjelasan mengenai  metode pengerolan plat.Semoga berguna dan bermanfaat.

Lanjutkan membaca...
Kembali...
>

Sabtu, 14 Maret 2015

Erection Structure Dan Conveyor ZQ4 Area Petro Jordan



Prosedur erection structure dan conveyor 01-M5712-3 ZQ4 area

Erection di ZQ4 area ini agak sedikit rumit dan membutuhkan waktu yang lama.Hal ini disebabkan karena beberapa alasan klasik yang biasa kita jumpai pada saat erection ,antara lain:
- nomer stamp yang kurang jelas,kadang juga rusak
- penempatan material tidak pada satu titik lokasi atau tercecer dimana-mana
- alat transportasi material kurang memadai
- dan sebagainya.
Dan alhamdulillah dengan kekompakan dan kerja sama team yang solid pekerjaan ini bisa selesai dalam tempo sekitar 2 bulan,itupun sudah termasuk erection di conveyor 01-M5712-1 dan 01-M5717 juga sebagian di 01-M5704 area.

Dalam kesempatan kali ini saya tidak bisa menjelaskan secara detail tahap demi tahap prosedur erection,namun, secara garis besar bisa saya jelaskan demikian :

Spesifikasi :

A.Structure
    - Panjang = sekitar 114 mtr
    - Lebar = sekitar 6 mtr
    - Tinggi structure = sekitar 6 mtr
    - Ketinggian lokasi = 19 mtr dari tanah

B.Conveyor
    - Panjang = sekitar 117 mtr
    - Lebar frame = 1200 mm
    - Lebar belt conveyor = 900mm
    - Ada rel baja untuk akses Tripper ( mesin yang digunakan untuk mengarahkan material produksi ke area yang ditentukan )

Langkah-langkah yang harus dilakukan :

1. Persiapan Peralatan Kerja
    - Persiapkan peralatan umum yang biasa digunakan untuk erection dan fabrikasi
2. Arrangement Material
    - Sebelum di fit up,lakukan assembly/merangkai matrial menjadi beberapa section baik untuk    structure maupun frame conveyor.

Tahap selanjutnya:

1. Erection Structure

- Fit up section demi section yang sudah di rangkai di bawah dan lanjutkan ke penyambungan          girder,bracing dan lain-lain.
 - Beri ruang untuk akses pada fit up rangkaian persection frame conveyor.

Lihat gambar berikut:


 - Adjust centerline.Gunakan Teodolite untuk mengatur centerline structure dan adjust dengan            enerpag jack atau alat lain sesuai kreatifitas anda.
 - Lakukan pengelasan pada bagian-bagian yang menempel pada baseplate

Lihat gambar berikut:


2. Erection Conveyor

- Install / pasang greeting serta bagian-bagiannya    
- Fit up frame conveyor section demi section yang sudah dirangkai di bawah
- Sambung frame dan adjust centerline    

Lihat gambar berikut:


- Pengelasan frame       
- Fit up Head Frame assy termasuk motor dan gearbox   
- Fit up Tail Frame assy    
- Fit up rel baja dan adjust centerline
- Pengelasan rel baja    
- Fit up Tripper

Lihat gambar berikut:


    - Fit up belt conveyor
    - Fill Oil/pengisian oli pada gearbox sesuai spesifikasinya.
    - Algnment keseluruhan
    - Melengkapi keseluruhan bagian conveyor


    - Electrical test
    - Running test conveyor

Demikian sedikit pengalaman saat erection structure dan conveyor di Petro Jordan tahun 2014 lalu.Apa yang saya jelaskan tersebut adalah sesuai dengan apa yang sudah saya kerjakan.Barangkali teman-teman punya pengalaman lain silahkan sharing di komentar.
Semoga bermanfaat.

    - 

Jumat, 13 Maret 2015

Erection Structure Station Power House Di Wilmar


Erection Station Power House di Wilmar Nabati Indonesia-Lokasi Jetty


- Cutting torch
- Hammer / palu
- Chainblock
- Rachet Wrench / kunci rachet
- Kunci Ring pas 27,30,34 dan 36mm
- Ring Jaw Slugging Wrench / Kunci Pukul 
- Impact Screw Driver
- Sling belt 3T x 4mtr = 2 set
- Sling belt 3T x 4mtr = 2 set
- Sackle 4T = 4 pcs
- Tambang diameter 16mm = 20mt


Alat berat = crane 25 T
Manpower = 5 orang
Planning erection = 1 hari

Hal-hal lain yang harus diperhatikan adalah standart keselamatan kerja misalnya full body harnest,apar ,pengamanan lokasi sekitar dan lain-lain


1.Arrangement Material


- Menempatkan tiap section/bagian di beberapa titik jangkauan crane
- Menyambung/assembly menjadi beberapa bagian di sekitar area

2. Fit Up



- Erection dimulai dari coloumn assembly yang sudah di rangkai menjadi 4 section pengangkatan
- Fit up girder dan bracing


- Melengkapi bracing dan accessori lain-lain

3.Adjust Verticaling dan Levelling Structure


-  Atur baut ancor untuk menentukan verticaling dan levelling keseluruhan.
- Tightening bolt / pengerasan baut dilakukan pada baut ancor,coloumn dan dilanjutkan ke girder dan    bracing.
- Cleaning area

Demikian sedikit pengalaman saya saat erection di PT Wilmar.Buat teman-teman yang mungkin punya cara lain yang lebih efisien mari sharing bersama.Semoga bermanfaat.


Galleri Erection Conveyor 01-M5712-1 Di Petro Jordan


Erection Conveyor 01-M5712-1 di Petro Jordan 2014

Dalam kesempatan kali ini saya hanya bisa menjelaskan prosedur erection melalui gambar-gambar saja.Untuk lebih detailnya Anda bisa baca di Prosedur Erection Structure dan Conveyor di blog ini.

Sedikit penjelasan mengenai conveyor 01-M5712-1

Spesifikasi :
- Lebar frame galleri = 1200 mm
- Lebar walkway = sekitar 3100 mm (total)
- Jumlah frame (galleri ) = 5 section
- Panjang frame = terpendek sekitar15 mtr  dan terpanjang sekitar 27 mtr 

- Ketinggian lokasi = mulai 2,5 mtr sampai ketinggian sekitar 24 mtr

Alat berat untuk erection menggunakan Crane 45 ton.
Jumlah anggota = 8 orang

Peralatan kerja yang digunakan,antara lain:
- Sackle 8T = 4 set
- Sling wire diameter 20mm x 6mtr = 4 pcs
- Hammer
- Kunci ring pas


- Tambang pjg 30 mtr
- Chainblock 1 ton dan sling = 2 set (untuk adjust trustle)
- Mesin las
- Cutting torch
- Grinda
Perhatikan juga standart keselamatan kerja misalnya full body harnest,apar ,pengamanan lokasi sekitar dan lain-lain


Berikut pekerjaan yang dilakukan :





Erection section 05,04 dan 03


Erection section 02 dan 01
Conveyor sudah selesai erection

Head area
Demikian step by step erection conveyor 01-M5712-1 di Petro Jordan.Untuk teman-taman yang pernah ikut erection mungkin masih ingat betapa susahnya saat erection frame section 03,selain posisinya menyeberang jalan dan persis di perempatan jalan, juga ternyata jarak center as trustle tidak sesuai dengan gambar alias kepanjangan 240 cm,sehingga frame (galleri) yang sudah inaikkan harus turun kembali untuk direpaire.Salah siapa? Salah saya,karena kurang jeli mengevaluasi.Hehe...
(Note: TRUSTLE adalah structure penyangga frame/galleri conveyor).
Ok sobat,semoga artikel ini bermanfaat.


Selasa, 10 Maret 2015

Lowongan Kerja Proyek MigasTerbaru Maret 2015



Untuk teman-teman pekerja proyek,terutama dibidang migas,fitter,mechanical,electrical dan sebagainya,berikut berita terbaru dari Petromindo mengenai lowongan pekerjaan migas.Lowongan ini dibuka sejak tanggal 5 Maret 2015.


Berikut saya beri gambaran mengenai beberapa perusahaan serta bidang yang dibutuhkan :

Bidang OIL AND GAS

1.PT Supraco Indonesia; Junior Inspector
         Posting date: Tuesday, 03 10, 2015
2.Puma Energy International; Senior Customer Service Representative
         Posting date: Monday, 03 09, 2015
3.Superior Energy Services: Tender Assistant 
         Posting date: Monday, 03 09, 2015
4.RekindWorleyParsons; 9 positions
         Posting date: Saturday, 03 07, 2015
5.Mubadala Petroleum; 3 positions
         Posting date: Saturday, 03 07, 2015
6.eni; Budget Analyst
         Posting date: Saturday, 03 07, 2015
7.PT Control Systems Arena Para Nusa; 10 positions
         Posting date: Friday, 03 06, 2015
8.PT Supraco Indonesia; Mechanic
         Posting date: Friday, 03 06, 2015
9.PT Timas Suplindo; 5 positions
         Posting date: Thursday, 03 05, 2015
10.PT Slickbar Indonesia; R&D Staff

         Posting date: Thursday, 03 05, 2015

Bidang ELECTRICAL

1.PT Sadikun Niagamas Raya; 9 positions
         Posting date: Saturday, 03 07, 2015
2.PT Sumberdaya Sewatama; 5 positions
         Posting date: Thursday, 03 05, 2015
3.PT UPC Renewables Indonesia; 3 positions
         Posting date: Tuesday, 02 24, 2015


1.PT. BintangMandiri Perkasa Drill: HR Officer
          Posting date: Monday, 03 09, 2015
2.PT Darma Henwa Tbk; Technical System Specialist
         Posting date: Monday, 03 09, 2015
3.Sebuah Perusahaan Multinasional Tambang Batubara; 5 posisi
         Posting date: Monday, 03 09, 2015
4.PT Newmont Nusa Tenggara; 9 positions
         Posting date: Sunday, 03 08, 2015
5.PT Berau Coal; 5 positions
         Posting date: Saturday, 03 07, 2015
6.Perusahaan Multinasional Tambang Batubara; 5 posisi
         Posting date: Friday, 03 06, 2015
7.PT Mifa Bersaudara; CCP Operation Superintendent
         Posting date: Wednesday, 03 04, 2015
8.PT Petrosea Tbk; 5 positions
        Posting date: Tuesday, 03 03, 2015
9.PT Lancarjaya Mitra Abadi; 6 posisi
        Posting date: Tuesday, 03 03, 2015
10.PT Lancarjaya Mitra Abadi; 2 positions
        Posting date: Tuesday, 03 03, 2015
More...

Sumber  dari : http://www.petromindo.com/jobgallery/job/ 

Bagi yang berminat dan ingin informasi lebih detail,silahkan hubungi langsung ke alamat website ini   http://www.petromindo.com/jobgallery/job/




Sabtu, 07 Maret 2015